
Jalan & mobilitas
Perbaikan ruas jalan dilakukan berulang sebagai respons terhadap lubang dan kerusakan saat musim hujan.
Buka →Portal independen yang merangkum jalan, pedestrian, drainase, sungai, bangunan, dan ruang kota Surakarta dari sumber pemerintah serta dokumentasi publik.
Koridor Slamet Riyadi mempertemukan transportasi, pedestrian, aktivitas ekonomi, dan sejarah kota; sementara sungai dan drainase menjaga ruang kota tetap berfungsi saat musim hujan.

Perbaikan ruas jalan dilakukan berulang sebagai respons terhadap lubang dan kerusakan saat musim hujan.
Buka →
Sungai Wingko dan jaringan drainase perkotaan menunjukkan hubungan antara hujan, pompa, saluran, dan kawasan permukiman.
Buka →
Surakarta memadukan kawasan cagar budaya, jalur pedestrian, perdagangan, dan pelayanan bangunan dalam satu struktur kota.
Buka →Pada 2 Maret 2026, DPUPR menyebut perbaikan dilakukan di Jalan Ir. Juanda, Slamet Riyadi, dan Kebangkitan Nasional, lalu berlanjut ke titik lain berdasarkan laporan warga.

Sumber DPUPR menggambarkan tindak lanjut lubang jalan dan pemeliharaan rutin. Portal ini tidak mengubahnya menjadi klaim rekonstruksi total koridor.
Hujan sangat tinggi pada 14 April 2026 memicu limpasan Sungai Wingko. BBWS Bengawan Solo mengoperasikan Stasiun Pompa Joyontakan dan Joyontakan Barat serta satu mobile pump.
Penanganan darurat dan rencana normalisasi tidak disajikan sebagai jaminan bahwa risiko banjir telah hilang.
Baca sistem air →
Artikel internal membedakan pemeliharaan rutin, penanganan limpasan, dan pelayanan bangunan.
Direktori 50 portal informasi wilayah. Tautan memakai nofollow dan tidak menyatakan afiliasi pemerintah.